Informasi Lengkap Wisata sejarah candi prambanan

Objek wisata di Yogya sangat bermacam-macam, dan sejarah candi prambanan menjadi salah satu pemikat para wisatwan untuk datang ke sini.

Yogyakarta memang kota yang tidak terlalu luas dan berada di Kawasan jawa tengah. Namun, walaupun tidak terlalu luas, kota ini cukup padat penduduknya. Kota ini lebih dikenal dengan kota Pendidikan karena memang banyak sekali universitas dan sekolah yang didirikan disini. Tidak hanya dikenal dari pendidikanya saja, Yogya juga memiliki berbagai macam tempat wisata yang sudah terkenal di luar kota, dan banyak pengunjung yang tertarik untuk ke sana. Adapun jalan Malioboro yang sangat terkenal dan sepanjang hari selalu ramai baik wisatwan domestik maupun mancanegara.

Peninggalan sejarah yang sejak dahulu dikenal adalah sejarah candi prambanan yang memeiliki keunikan dan keindahan dari setiap sisi dan sudutnya. Sudah banyak sekali perubahan dari perawatannya dan beberapa inovasi sudah menghiasi sekitar candi prambanan. Candi prambanan merupakan aset peninggalan budaya yang merupakan bentuk dari candi Hindu, dan candi ini merupakan candi terindah di Asia Tenggara. Candi prambanan terletak di Yogyakarta, tepatnya di Desa Prambanan Kecamatan Bokoharjo, berjarak kurang lebih 17 km ke arah timur dari kota Yogyakarta. Anda dapat masuk dan berkeliling di komplek candi mulai pukul 06.00-17.00 dengan membayar tiket masuk sebesar 30.000 untuk orang dewasa dan 12.500 untuk anak anak. Sedangkan untuk WNA dewasa 18USD dan WNA anak anak 9USD.

Misteri Relief Candi Prambanan yang Menarik untuk Anda Ketahui

Sejarah candi prambanan bermula dari 2 kerajaan. Pada jaman dahulu kala oleh sebuah kerajaan yaitu Pengging dengan rajanya Prabu Damar Moyo, dan Kerajaan Pengging dengan rajanya Prabu Boko. Kerajaan Pengging merupakan kerajaan yang memiliki kemajuan dan kesejahteraan bagi rakyatnya. Rajanya Prabu Damar Moyo merupakan raja yang sangat baik terhdap rakyatnya dan adil, hal ini menciptakan kerajaan pengging yang damai dan makmur. Sedangkan kerajaan dibawah Prabu Boko merupakan sebuah keraton yang masih dibawah kerjaan pengging. Prabu Boko memiliki seorang putri yang cantic bernama Roro Jonggrang.

Hingga suatu hari Prabu Boko ingin memperluas keratonnya, dan menyebabkan perselisihan. Hal ini menyebabkan Bandung Bandowoso diutus oleh Prabu Damar Moyo untuk melawannya. Hingga kabar kematian Prabu Boko didengar oleh Roro Jonggrang. Akhirnya Bandung Bandowoso memutuskan untuk datang ke keraton Prabu Boko untuk menumpas kejahatan yang ada, namun Bandung Bandowoso melihat putri Prabu Boko yang cantic, hingga ia jatuh cinta pada Roro Jonggrang.

Asal Usul Candi Prambanan Bermula dari Sebuah Pertemuan

Setelah Bandung Bandowoso melihat Roro Jonggrang yang ayu, ia memutuskan untuk menikahinya. Tapi Roro Jonggrang memberikan syarat, yaitu membuat sebuah sumur yang kini diberi nama jalatunda dan sebuah candi yang jumlahnya 1000. Hingga akhirnya sumur pun jadi, dan Bandung Bondowoso diminta untuk mengisi air dalam sumur sampai penuh. Hingga kemudian syarat untuk mendirika 1000 candi ia lakukan dalam waktu semalam. Sampai akhirnya ayampun berkokok dan mengira bahwa hari telah berganti. Namun, pembuatan 1000 candi ini dapat dipenuhi oleh Bandung Bondowoso hingga kurang 1 candi lagi yang belum ia bangun. Pendiri candi prambanan yang dilakukan oleh Bandung Bondowoso dilengkapi dengan Roro Jonggrang yang menjadi penggenap jumlah candi menjadi 1000.

Demikian sejarah candi prambanan yang dapat menjadi penambah pengetahuan. Konon jika ada sepasang kekasih yang datang ke candi prambanan maka hubunganna tidak akan langgeng, tapi sebagai masyarakat yang ilmiah dan masa kini boleh percaya dan boleh tidak percaya karena ini adalah bagian dari mitos suatu sejarah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *